Translate

Sabtu, 22 Oktober 2016

Mencintaimu

Sabtu, 22 Oktober 2016

~~~~~

Malam ini, aku tersadar lagi dan memahami lagi apa itu mencintai. Merasakan bahagia walaupun dia masih tetap bukan siapa-siapa kita. Merasa ngefly padahal dia ngechat cuman butuh bantuan. Tapi, itu sudah lebih dari cukup.

Aku bahagia menjadi orang yang dibutuhkan. Itu berarti dia masih mengingatku, meski hanya disaat dia kesulitan. Tak apa, sekali lagi itu lebih dari cukup dan aku bahagia. 😊

Dan ini aku menyadari lagi, betapa kebahagiaan cinta bukan terletak ketika sayang-sayangan saja, saling mengatakan "I love you" saja, manja-manjaan, bukan.. bukan itu saja. Melainkan ketika kita mencintai seseorang dengan tulus. Apapun yang bersangkutan dengan orang itu, sudah cukup membahagiakan kita.

Bahkan, aku merasa lebih bahagia daripada waktu pacaran dulu. 😕 Bagaimana tidak, saat bisa bersamanya aja udah yang bahagia banget. Gak gitu, cukup bisa ngeliatnya aja udah rasanya pengen loncat-loncat. Dan baru kali ini aku kayak gini. Indaahh banget rasanya. 😊😊😊

Meski sebenarnya aku gak tau dia suka sama aku atau enggak. Atau bahkan dia gak ada perasaan sama sekali. Tapi, entah kenapa aku gak peduli. Yang ku tau, aku mencintainya dan aku hanya ingin melihat dia bahagia. 😊

__________

Rabu, 12 Oktober 2016

Mencintai Dalam Diam

Kamis, 13 Oktober 2016

_______

Mencintai tidak akan pernah mudah jika dia yang kita cintai tidak mengetahui dia sedang dicintai. Sulit memang sulit. Tapi harus bagaimana lagi. Mungkin sebagian orang berpendapat ini adalah pilihan bodoh. Tapi mungkin mereka tidak mengetahui bagaimana posisi kita sekarang.

Mencintai tidak semudah membalikkan tangan. Melihat dan memperhatikannya dari kejauhan memang sakit tapi justru malah menjadi suatu hal yang romantis. Saat bersamanya justru malah menjadi momen yang luar biasa membahagiakan. Meski tidak harus ini itu cukup bisa bersamanya saja sudah mengubah hati menjadi taman bunga. Sungguh! Ini lebih membahagiakan daripada pedekate.

Namun, jika dipikir lagi, justru lebih menyakitkan. Menyadari dia tidak merasakan hal yang sama. Dimana-mana yang namanya cinta bertepuk sebelah tangan tidak pernah enak. Mengaguminya, menyanjungnya, memujinya, memperhatikannya, memperdulikannya, dan mendoakannya dari kejauhan adalah pilihan terakhir ketika lidah tak mampu mengungkapkan meski sikap sudah cukup menunjukkan bahwa "Aku Sayang Kamu".

Aku tidak pernah memaksa seseorang untuk mencintaiku. Tapi justru karena itu dia semakin jauh dariku. Kini sudah lama aku tak melihatnya lagi. Rindu? Iya aku rindu. Kangen? Iya, aku kangen.
Tapi harus bagaimana? Ini yang aku sedihkan. Aku hanya bisa meratapi dan merasakan perasaan yang memukuli batin ku ini, tanpa bisa memenuhi keinginan untuk menemui atau bahkan hanya melihatnya dari kejauhan, itu tak apa.

Tapi sekali lagi itu tidak bisa ku wujudkan. Aku terlalu pengecut. Aku bencikan hal ini. Mengapa sesulit ini mencintai? Apa harus sesakit ini mencintainya? Padahal akhirnya pun belum tentu bahagia, bahkan mungkin lebih menyakitkan. Tapi mengapa jalan yang ku tempuh sudah seperih ini?

Mungkin ini pelajaran untukku lebih bisa mengerti apa itu cinta, pengorbanan, ketulusan, dan kesetiaan.
Terakhir, untukmu yang ku cintai saat ini,
Tersenyumlah.. Karena kebahagiaanmu adalah kebahagiaan ku. Saat melihat wajah mu yang dipenuhi ketidaktenangan membuat aku semakin khawatir. Aku orang yang tidak ingin melihat mu bersedih, melihatmu menghadapi masalah sendirian.
Jika ingin berbagi, berbagi saja dengan ku. Aku akan membantumu atau mungkin sekedar mendengarkan keluh kesahmu tentang kehidupan.

~~~~~

RADJA BAND, Band Pertama Yang Ku Kenal Dan Ku Idolakan

Kamis, 13 Oktober 2016

______

Hi guys, ketemu lagi sama aku. 😊 Kali ini aku mau ngebahas tentang band pertama yang aku kenal dan aku suka. Yaudah, langsung aja deh..

Waktu aku masih anak-anak mulai hits beberapa band yang salah satunya ku kenal yaitu, RADJA BAND.

Radja berdiri pada 17 Maret 2001 dengan 4 personil, dan personil yang paling ku suka adalah Ian Kasela sang vokalis. Radja awalnya menarik perhatian ku karena berasal dari kota kelahiran ku, Banjarmasin. Tetapi seiring ku mengenal Radja Band, lagu-lagu nya memang patut diberi jempol. Lagu pop rock yang bikin siapapun mendengarnya pengen menjerit-jerit terbawa suasana.

Sekarang lagu Radja yang masih sering ku dengar dan ku masukkan favorite di playlist ku itu ada Parah, Aku Ada Karena Kau Ada, Jangan Sakiti Aku Lagi, Yakin, Wahai Kau Cinta, Takkan Melupakanmu, dan banyak lagi sih sebenarnya. 😁

Itu sedikit ulasan tentang band pertama yang ku kenal dan ku idolakan. Maaf gaje. Just for fun.. 😁