Translate

Rabu, 12 Oktober 2016

Mencintai Dalam Diam

Kamis, 13 Oktober 2016

_______

Mencintai tidak akan pernah mudah jika dia yang kita cintai tidak mengetahui dia sedang dicintai. Sulit memang sulit. Tapi harus bagaimana lagi. Mungkin sebagian orang berpendapat ini adalah pilihan bodoh. Tapi mungkin mereka tidak mengetahui bagaimana posisi kita sekarang.

Mencintai tidak semudah membalikkan tangan. Melihat dan memperhatikannya dari kejauhan memang sakit tapi justru malah menjadi suatu hal yang romantis. Saat bersamanya justru malah menjadi momen yang luar biasa membahagiakan. Meski tidak harus ini itu cukup bisa bersamanya saja sudah mengubah hati menjadi taman bunga. Sungguh! Ini lebih membahagiakan daripada pedekate.

Namun, jika dipikir lagi, justru lebih menyakitkan. Menyadari dia tidak merasakan hal yang sama. Dimana-mana yang namanya cinta bertepuk sebelah tangan tidak pernah enak. Mengaguminya, menyanjungnya, memujinya, memperhatikannya, memperdulikannya, dan mendoakannya dari kejauhan adalah pilihan terakhir ketika lidah tak mampu mengungkapkan meski sikap sudah cukup menunjukkan bahwa "Aku Sayang Kamu".

Aku tidak pernah memaksa seseorang untuk mencintaiku. Tapi justru karena itu dia semakin jauh dariku. Kini sudah lama aku tak melihatnya lagi. Rindu? Iya aku rindu. Kangen? Iya, aku kangen.
Tapi harus bagaimana? Ini yang aku sedihkan. Aku hanya bisa meratapi dan merasakan perasaan yang memukuli batin ku ini, tanpa bisa memenuhi keinginan untuk menemui atau bahkan hanya melihatnya dari kejauhan, itu tak apa.

Tapi sekali lagi itu tidak bisa ku wujudkan. Aku terlalu pengecut. Aku bencikan hal ini. Mengapa sesulit ini mencintai? Apa harus sesakit ini mencintainya? Padahal akhirnya pun belum tentu bahagia, bahkan mungkin lebih menyakitkan. Tapi mengapa jalan yang ku tempuh sudah seperih ini?

Mungkin ini pelajaran untukku lebih bisa mengerti apa itu cinta, pengorbanan, ketulusan, dan kesetiaan.
Terakhir, untukmu yang ku cintai saat ini,
Tersenyumlah.. Karena kebahagiaanmu adalah kebahagiaan ku. Saat melihat wajah mu yang dipenuhi ketidaktenangan membuat aku semakin khawatir. Aku orang yang tidak ingin melihat mu bersedih, melihatmu menghadapi masalah sendirian.
Jika ingin berbagi, berbagi saja dengan ku. Aku akan membantumu atau mungkin sekedar mendengarkan keluh kesahmu tentang kehidupan.

~~~~~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar